Jenis-jenis Utang Pribadi

Updated: Sep 14, 2020

Dalam menjalani kehidupan yang berhubungan dengan keuangan, sedikit banyak ada kalanya kita berutang. Misalnya, untuk pengantin baru yang ingin memiliki rumah pertama dengan cara KPR. Apakah berutang ini baik? Ada baiknya ada tidaknya.


Berutang bisa dikatakan baik, apabila bisa menambah produktifitas kita atau bisa meningkatkan aset kita, namun dengan catatan kenaikan aset harus lebih besar dari bunga utang itu sendiri.





Kita akan bagi jenis-jenis utang pribadi ini berdasarkan:

  1. Berdasarkan pembayaran-nya

  2. Single Payment : utang yang bisa langsung dilunasi dalam sekali bayar.

  3. Multi Payment: utang yang lunas dengan beberapa tahap pembayaran atau cicilan dengan periode dan kontrak yang telah disepakati.

  4. Berdasarkan agunan-nya

  5. Dengan Agunan: artinya kita mengagunkan aset kita sebagai jaminan apabila utang tersebut tidak terbayar sesuai dengan perjanjian, maka pemberi utang mempunyai hak mengambil alih aset jaminan tersebut.

  6. Tanpa Agunan: artinya kita berutang tanpa harus memberikan jaminan aset. Karena tidak ada jaminan, biasanya utang bersifat jangka pendek dan dengan tingkat suku bunga yang relatif tinggi.

  7. Berdasarkan variable bunga:

  8. Fixed Rate: artinya nilai suku bunganya sudah fixed ditentukan pada perjanjian, tidak mengikuti suku bunga harian. Biasanya dipakai untuk promo-promo kredit seperti KPR. Dan berlaku dalam jangka waktu yang pendek misalnya promo fixed rate 2 tahun. Selebihnya akan mengikuti suku bunga harian.

  9. Floating Rate: artinya nilai suku bunganya mengikuti suku bunga harian yang berlaku, serta mengikuti standar Bank Indonesia. Apabila KPR kita menggunakan suku bunga floating, biasanya terdapat perbedaan jumlah atau total cicilan setiap bulannya mengikuti suku bunga yang berlaku.

  10. Berdasarkan metode hitung bunga-nya:

  11. Flat: utang yang mana besar cicilannya, porsi pokok utang, dan porsi bunganya akan tetap sampai dengan utang tersebut berakhir.

  12. Efektif: utang yang perhitungan bunganya akan mengacu pada sisa pokok utang yang telah dibayar, sehingga akan terus menurun seiring dengan berkurangnya sisa pokok utang yang belum dibayar.

  13. Efektif Annuitas: utang yang perhitungan bungan menggunakan perhitungan bunga efektif, namun besarnya total cicilan perbulannya tetap, hanya saja porsi bunga akan terus menurun.

  14. Berdasarkan periode-nya:

  15. Jangka pendek: utang yang berakhir dalam waktu kurang dari 1 tahun.

  16. Jangka panjang: utang yang tenornya lebih dari 1 tahun





13 views0 comments